BANDA ACEH, 16 September 2026 – Forum Kreativitas Perempuan Aceh (FKPA) merayakan hari jadi pertamanya di Kuala Village, Banda Aceh, dengan mengusung motto “Satu Tahun Berkarya, Terus Menginspirasi.” Puncak perayaan milad ini ditandai dengan langkah konkret penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara FKPA, Bank Indonesia (BI), dan Bank Syariah Nasional (BSN) untuk mendongkrak kapasitas perekonomian perempuan di Aceh.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), serta Wali Nanggroe yang diwakili oleh Bapak Sulaiman Abda. Turut hadir pula Ketua DPRA, Ketua Kadin, Ketua Apindo, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Aceh, serta para tokoh organisasi perempuan seperti Darma Pertiwi dan Dharma Wanita.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menekankan bahwa Aceh memiliki sejarah panjang tentang keberanian dan keteguhan perempuan hebat. Sejarah kepahlawanan ini harus terus diteruskan oleh generasi saat ini melalui penguatan ekonomi daerah yang berakar dari jati diri serta potensi lokal.
Ketua FKPA, Hj. Kartini, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan pesat organisasi ini. Sejak dilantik oleh Wali Nanggroe pada 29 Agustus 2025 lalu, FKPA kini telah hadir di 18 kabupaten/kota di Aceh dan merangkul sedikitnya 300 pelaku UMKM. Selain di sektor ekonomi, FKPA aktif dalam aksi sosial, mulai dari menyalurkan bantuan bencana di Takengon, Bener Meriah, dan Pidie Jaya, hingga memberikan edukasi bagi perempuan di Lapas Kelas III Lhoknga. Sementara itu, Ketua Panitia Acara, Hj. Ir. Meutia Safrida, melaporkan bahwa perayaan milad ke-1 ini juga dimeriahkan dengan fashion show serta kegiatan promosi produk unggulan dari masing-masing kota.
Menjelang akhir acara, Bapak Sulaiman Abda yang mewakili Wali Nanggroe menyampaikan pesan penguat bagi seluruh pengurus dan anggota organisasi. Beliau menegaskan bahwa Lembaga Wali Nanggroe mendukung penuh pergerakan FKPA agar menjadi rumah bersama bagi kemajuan perempuan di Serambi Mekah.
“Kerja sama yang terjalin dengan berbagai lembaga hari
ini menjadi momentum terbaik dan kesempatan besar untuk membangun perempuan sekaligus membangun nanggroe.
Kepada seluruh keluarga besar FKPA, teruslah bergerak dengan keikhlasan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh. Sejarah kejayaan perempuan Aceh telah tertulis dengan tinta emas di masa lalu, kini saatnya perempuan masa kini bangkit dan berkarya untuk masa depan,” tegas Bapak Sulaiman Abda.Acara ditutup dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme bahwa memasuki tahun kedua, FKPA akan semakin solid dan mampu mengakomodir perempuan-perempuan Aceh yang mandiri, produktif, dan bermartabat.
Kontributor : Rina Sriwati

