Monday, 17 August 2026
Cuaca Jakarta Memuat cuaca...
Berita August 16, 2026 Redaktur 3 menit baca

M.Najur Dilantik Jabat Kadisdikbud, Ini Harapan Ketua PGRI Aceh Selatan

TAPAKTUAN – M.Najur MPd, Wakil Ketua I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Aceh dan Ketua PGRI dua periode Kabupaten Aceh Singkil secara resmi dilantik menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Selatan yang dilakukan Bupati H. Mirwan SSos MSos di pendopo kabupaten setempat, Jum’at (14/8/2028) sore.

M.Najur yang sebelumnya menjabat Sekretatis Disdikbud Kabupaten Aceh Singkil dan menjadi Staf Disdikbud Aceh Selatan, kini telah resmi dilantik menjadi Kepala Disdikbud daerah dengan julukan Tuan Tapa ini.

Ketua PGRI Kabupaten Aceh Selatan, Fatayuddin SPd kepada media ini, Minggu (16/8) menanggapi positif atas pelantikan M.Najur memimpin Disdikbud Aceh Selatan.

Fatayuddin mengharapkan, Kadisdikbud yang baru bisa melakukan kolaborasi dengan organisasi profesi guru yakni PGRI Kabupaten Aceh Selatan dalam meningkatkan kulaitas pendidikan pada jenjang pendidikan dasar di daerah yang kita cintai ini.

Salah satu peningkatan kualitas pendidikan jenjang pendidikan dasar di Aceh Selatan kata Fatayuddin, penataan dan pemerataan guru secara merata harus dilakukan.

Sebab ungkapnya, selama ini guru menumpuk mengajar di SD dan SMP yang ada di perkotaan khususnya di Kota Tapaktuan.

Fatayuddin menjelaskan, jumlah guru SD dan SMP di Kabupaten Aceh Selatan tidak mengalami kekurangan, tapi banyak guru yang mengajar di daerah perkotaan terutama di ibu kota kabupaten dan sebagian kecil di ibu kota kecamatan.

Dipaparkannya, akibat guru menumpuk mengajar di daerah perkotaan, mengakibatkan pemerataan pendidikan salah satu yang menjadi kendala bahkan sangat susah mendapatkan jam sertifikasi, sehingga berdampak pada kesejahteraan guru.

“Kadisdikbud Aceh Selatan yang baru harus tegas mengambil sikap dalam kebijakan untuk penataan dan pemerataan guru di daerah ini,” pinta Fatayuddin.

Mantan Bupati Aceh Selatan, Almarhum Sama Indra ungkap.Fatayuddin, pernah melakukan kebijakan penataan dan pemerataan dengan menempatkan guru yang selama ini bertugas di perkotaan dimutasikan ke pedesaan.

Ketua MKKS SMP Kabupaten Aceh Selatan ini mengambil contoh, guru yang mengalami penumpukan bertugas di Kota Tapaktuan akan dipindahkan ke Kecamatan Pasie Raja.

Begutu pun guru yang bertugas di Kecamatan Pasie Raja ditugaskan ke Kecamatan Kluet Utara dan guru yang bertugas di Kecamatan Kluet yang sekolahnya memenuhi guru ditugaskan ke Kecamatan Kluet Tengah.

“Sebagian guru di Kecamatan Kluet Selatan dan Kluet Timur yang sekolahnya memenuhi guru dipindahkan ke Kecamatan Kluet Timur, Bakongan, Bakongan Timur dan Kuta Bahagia,” tandas Fatayuddin.

Begitu juga kata Fatayuddin, guru yang bertugas di SD dan SMP Wilayah Bakongan Raya bisa ditugaskan ke Wilayah Trumon Raya.

Disampaikannya, dalam penataan dan pemerataan guru ini memang agak rumit memerlukan data yang valid dan tidak terjadi permasalahan dalam pemindahan guru.

Fatayuddin mengungkapkan, untuk Kecamatan Tapaktuan, Samadua, Sawang, Meukek, Labuhanhaji, Labuhanhaji Timur, dan Labuhanhaji Barat tidak mengalami kendala.

“Yang keurangan guru itu berada di Kecamatan Trumon, Trumon Tengah dan Kecamatan Trumon Timur. Kecamatan inilah yang perlu.perhatian khusus,” kata Fatayuddin.

Dikatakannya, dengan pemerataan guru di setiap kecamatan maka kualitas pendidikan tidak ada lagi kesenjangan antara daerah perkotaan dengan pedesaaan.

“Keberanian dan ketegasan dari Kadisdikbud Aceh Selatan yang baru ini benar-brnar sangat dinantikan oleh masyarakat,” tutur Fatayuddin.

Ditambahkannya, selain penataan dan pemerataan guru, memperjuangkan kesejahteraan guru melalui dana insentif dapat dinikmati oleh para guru jenjang pendidikan dasar di Kabupaten Aceh Selatan.

Fatayuddin memamparkan, dalam hal peningkatan kualitas dan kompetensi guru dengan menyelenggarakan berbagai pelatihan, PGRI Aceh Selatan siap membantu dan berkolaborasi dengan Disdikbud kabupaten ini.(*)

Penulis

Redaktur

Kontributor Media Civitas.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Komentar akan tampil setelah disetujui moderator.