Monday, 19 October 2026
Cuaca Jakarta Memuat cuaca...
Berita October 18, 2026 Redaktur 3 menit baca

Sri Wahyuni dari MIN 8 Aceh Timur Raih Juara Satu Guru Dedikatif Tingkat Provinsi

IDI – Sri Wahyuni MPd, guru MIN 8 Kabupaten Aceh Timur berhasil meraih juara satu guru dedikatif tingkat provinsi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh pada acara penutupan Apreaiasi Madrasah 2026

Acara penutupan itu berlangsung di Stadion Lhong Raya, Jum’at (16/10/2026) malam.

Hal itu disampaikan oleh Kepala MIN 8 Aceh Timur, Dinar Puspita Ayu SPdI kepada media ini, Minggu (18/10) yang mengatakan, salah seorang guru madrasah yang ia pimpin meraih juara satu guru dedikatif dari Kanwil Kemenag Aceh.

Katanya, Sri Wahyuni Sri Wahyuni diutus dari MIN 8 Aceh Timur dan mewakili kabupaten setempat untuk mengikuti ajang GTK PRESA yang dilaksanakan oleh Kanwil.Kemenag Aceh pada kategori guru dedikatif.

Ia menjelaskan, Sri Wahyuni merupakan guru dedikatif yang telah mengabdi di madrasah selama ini dengan penuh dedikasi. Jadi sudah sewajarnya ia menjadi perwakilan dari madrasah dan Kota Kabupaten Aceh Timur mengikuti ajang bergengsi ini.

“Selamat dan sukses kepada Sri Wahyuni yang keluar sebagai juara satu guru berdedikatif tingkat provinsi, kami bangha dan haru atas prestasi tersebut yang telah mampu bersaing dengan guru dari 23 kabupaten/kota,” ucap Dinar.

Ia menuturkan, prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MIN 8 Aceh Timur sekaligus menjadi bukti bahwa dedikasi, kreativitas, ketulusan, dan semangat seorang guru dalam mendidik mampu melahirkan prestasi yang membanggakan di tingkat provinsi.

Dinar menyampiakan, ucapan Alhamdulillah dan bersyukur kepada Allah Yang Maha Kuasa. Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya pribadi saja tetapi bisa menjadi kebahagiaan dan kehormatan bagi seluruh keluarga besar MIN 8 Aceh Timur.

Menurutnya, kami memandang penghargaan ini sebagai bukti bahwa ketulusan dalam mendidik, kesungguhan dalam mengabdi serta kemauan untuk terus berinovasi akan selalu memiliki nilai dan makna yang luar biasa.

“Menjadi guru dedikatif bukan semata-mata tentang penghargaan yang diraih, melainkan tentang bagaimana seorang guru mampu menyalakan semangat, menumbuhkan harapan, dan mengantarkan murid menuju masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Dinar berharap, prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh guru MIN 8 Aceh Timur untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi, mengembangkan kreativitas, dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi murid-murid kita.

Kepala masrasah berpesan, teruslah menjadi guru yang menginspirasi, karena prestasi seorang guru bukan hanya diukur dari penghargaan yang diterima, tetapi juga dari seberapa banyak hati yang disentuh, potensi yang ditumbuhkan, dan masa depan yang berhasil diterangi melalui pendidikan.

Ia menyampaikan, semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus memajukan madrasah dan mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, serta berdaya saing.

Dinar menegaskan, bahwa pihak madrasah akan terus mendukung para guru untuk mengembangkan potensi, meningkatkan profesionalisme, serta berpartisipasi dalam berbagai ajang prestasi dan inovasi pendidikan.

Ditambahkannya, prestasi Sri Wahyuni diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pendidik, khususnya di lingkungan MIN 8 Aceh Timur, bahwa setiap ikhtiar, pengabdian, dan ketulusan dalam mendidik merupakan bagian penting dari upaya memajukan pendidikan madrasah.

“Sekali lagi selamat kepada Sri Wahyuni yang akan mewakili Provinsi Aceh ke tingkat nasional, semoga meraih prestasi yang gemilang,” pungkas Dinar.(*)

Penulis

Redaktur

Kontributor Media Civitas.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Komentar akan tampil setelah disetujui moderator.