Saturday, 10 October 2026
Cuaca Jakarta Memuat cuaca...
Berita October 9, 2026 Redaktur 2 menit baca

Respon Kemajuan Teknologi, Fakultas Pertanian USK Gelar Workshop Kode Etik Penggunaan AI (Artificial Intelligence) dalam Penulisan Ilmiah

BANDA ACEH, 6 Oktober 2026 – Satuan Jaminan Mutu Fakultas Pertanian (SJM FP) Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan Workshop Kode Etik Penggunaan AI (Artificial Intelligence) dalam Penulisan Ilmiah pada Selasa, 6 Oktober 2026, bertempat di Meeting Room II Fakultas Pertanian USK, Banda Aceh. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran civitas akademika terhadap pemanfaatan teknologi AI secara tepat dan bertanggung jawab dalam penulisan ilmiah.

Workshop secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Akademik Fakultas Pertanian USK, Prof. Dr. Eka Meutia Sari, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa teknologi berbasis AI dapat membantu berbagai tahapan penulisan ilmiah, mulai dari pencarian literatur, pengolahan data awal, hingga penyusunan draf tulisan. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas penulisan artikel ilmiah dan produktivitas publikasi dosen, yang pada akhirnya turut berkontribusi terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Fakultas Pertanian dan Universitas Syiah Kuala. Namun, penggunaannya tetap perlu memperhatikan aspek moral, profesional, dan integritas akademik.

Workshop ini menghadirkan Dr. Mhd. Ikhsan Sulaiman, S. TP., M.Sc., IPU, ASEAN. Eng sebagai narasumber yang membahas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan ilmiah serta kode etik penggunaannya. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa dari masing-masing program studi di Fakultas Pertanian USK. Workshop ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan AI dalam mendukung kegiatan akademik dan penulisan ilmiah, sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya penggunaan AI secara etis, transparan, dan bertanggung jawab.

Dalam workshop, narasumber menjelaskan bahwa AI merupakan alat bantu dan bukan pengganti penulis, sehingga tanggung jawab atas isi dan keakuratan karya tetap berada pada penulis. Peserta diperkenalkan pada tiga kategori penggunaan AI, yaitu penggunaan yang diperbolehkan, wajib diungkapkan, dan dilarang, serta berbagai perangkat seperti ChatGPT, Claude, NotebookLM, dan Gemini. Peserta juga diarahkan untuk memverifikasi informasi dan referensi, menjaga kerahasiaan data, serta tidak menggunakan AI untuk membuat atau memanipulasi data penelitian.

Suasana diskusi berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta memanfaatkan sesi tanya jawab untuk membahas berbagai hal mencakup keamanan data pribadi saat menggunakan layanan AI berbayar, batas atau proporsi penggunaan AI dalam penulisan ilmiah, serta waktu dan cara yang tepat untuk mencantumkan deklarasi penggunaan AI, termasuk ketika AI digunakan dalam analisis statistik.

Melalui workshop ini, Fakultas Pertanian USK terus mendorong pemanfaatan teknologi AI yang selaras dengan prinsip integritas akademik. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman civitas akademika dalam menggunakan AI secara bijak, transparan, dan bertanggung jawab, sehingga teknologi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pendukung kegiatan akademik tanpa mengesampingkan peran, pemikiran, dan tanggung jawab penulis.

Penulis

Redaktur

Kontributor Media Civitas.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Komentar akan tampil setelah disetujui moderator.