.
Banda Aceh – Pogram Studi Doktor Ilmu Pertanian dan Program Studi Magister Agribisnis Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan workshop bertajuk “Methods and Strategies for Effective Teaching and Learning” pada hari Rabu, 5 Maret 2025.
Workshop ini merupakan bagian dari kegiatan Penguatan Sistem Blended-Learning di USK yang melibatkan narasumber ahli dari Senior Experten Service (SES) Jerman, Mr. Ramon.
Mr. Ramon, merupakan seorang ahli dari SES Jerman, telah diundang oleh Sekolah Pascasarjana USK untuk memberikan pembelajaran blended selama tiga minggu.
Workshop ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diselenggarakan selama masa kunjungannya tersebut.
Senior Experten Service (SES) sendiri merupakan organisasi non-profit berbasis di Jerman yang didirikan pada tahun 1983. Organisasi ini berfokus pada upaya membantu negara-negara berkembang dan transisi dalam meningkatkan kualitas hidup melalui pengiriman ahli senior yang berpengalaman dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan.
SES memiliki jaringan global yang luas dengan lebih dari 10.000 ahli senior berpengalaman dan telah bekerja di lebih dari 100 negara. Organisasi ini berfokus pada tiga bidang utama: Ekonomi dan Pembangunan, Pendidikan dan Pelatihan, serta Kesehatan dan Infrastruktur.
SES juga bekerja sama dengan berbagai organisasi internasional seperti PBB, Bank Dunia, dan Uni Eropa untuk meningkatkan dampak program mereka.
Workshop dilaksanakan di Ruang Teleconference, Lantai II USK, dari pukul 09.30 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh tim dari dua program studi yaitu Dr. Rina Sriwati, MSc. selaku Koordinator Program Studi Doktor Ilmu Pertanian (DIP) dan Dr. Ir. Suyanti Kasimin, MSi. selaku Koordinator Program Studi Magister Agribisnis USK.
Program Studi Doktor Ilmu Pertanian dan Program Studi Magister Agribisnis merupakan program studi unggulan di bawah naungan Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala.
Kedua program studi ini berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan dan menerapkan ilmu pertanian dan agribisnis guna mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
“Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dosen dalam mengembangkan metode pengajaran yang efektif, khususnya dalam konteks pembelajaran blended,” ungkap Dr. Ir. Suyanti Kasimin, MSi.
Workshop ini diikuti oleh Dosen Pengajar pada kedua Program Studi, Tim TPMA (Tim Pengembangan Mutu Akademik) kedua Program Studi, serta Dosen dalam lingkungan USK.
Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari Direktur Pascasarjana USK dan Dr. Ihksan Sulaiman, Ph.D. selaku Wakil Direktur Akademik Pascasarjana USK.
Baru baru ini Prodi Magister Agribisnis juga mrmendapatkan predikat Prodi Magister Terbaik pada Fakultas Pertanian USK








Leave a Reply