Wednesday, 15 July 2026
Cuaca Jakarta Memuat cuaca...
Berita July 14, 2026 Redaktur 2 menit baca

Pegiat Budaya Ajak 185 Siswa Baru SMAN 1 Simpang Kanan Menjaga Identitas Budaya Singkil

SINGKIL – Wanhar Lingga SPd, pegiat budaya mengajak 185 orang siswa baru SMA Negeri 1 Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil, memberikan pembekalan tentang budaya daerah dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (14/7/2026).

Materi tersebut disampaikan oleh Wanhar Lingga yang mengajak para peserta didik mengenal sejarah, bahasa, kondisi geografis, hingga ragam kebudayaan Aceh Singkil sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

Dalam pemaparannya, Alumni Prodi Bahasa Inggris FKIP USK itu menekankan, pentingnya memperkenalkan budaya lokal kepada pelajar sejak dini agar mereka memiliki rasa bangga terhadap daerah asalnya.

“Generasi muda harus dibekali untuk mengenal budayanya sendiri agar mereka bisa mencintai daerahnya. Ketika anak-anak memahami sejarah, bahasa, adat istiadat, dan nilai-nilai budaya Singkil, mereka akan memiliki rasa memiliki dan terdorong untuk ikut melestarikannya,” ujar putra Desa Danau Bungara, Kota Baharu ini.

Menurutnya, pengenalan budaya daerah tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga menjadi benteng bagi generasi muda dalam menghadapi derasnya pengaruh budaya luar.

Kepala SMA Negeri 1 Simpang Kanan, Hazimar SPd mengatakan, materi pengenalan budaya sengaja dimasukkan ke dalam rangkaian MPLS karena sekolah ingin membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memahami identitas daerahnya.

“Kami ingin siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga mengenal akar budayanya sendiri,” ucap Hazimar.

Katanya, jangan sampai generasi muda menjadi asing di tanah kelahirannya. Melalui materi ini, kami berharap tumbuh rasa bangga, cinta, dan tanggung jawab untuk menjaga budaya Aceh Singkil.

Ia menambahkan, penguatan karakter melalui budaya lokal menjadi salah satu bagian penting dalam proses pendidikan di sekolah.

Lebih lanjut Hazimar menuturkan, selama pelaksanaan MPLS yang berlangsung empat hari, semoga para murid mendapatkan materi dari sejumlah narasumber lintas instansi.

Disebutkannya, narasumber berasal dari Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, Koramil Simpang Kanan, Polsek Simpang Kanan, Puskesmas Simpang Kanan, Kantor Urusan Agama (KUA) Simpang Kanan, Pengawas Sekolah, serta Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kabupaten Aceh Singkil.

Kepala sekolah berharap, peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus memiliki karakter yang kuat, berwawasan kebangsaan, serta mencintai budaya dan kearifan lokal Aceh Singkil.(*)

Penulis

Redaktur

Kontributor Media Civitas.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Komentar akan tampil setelah disetujui moderator.