PIDIE JAYA – Yayasan Baitul Ilmi (YBI) Pidie Jaya resmi memasuki babak baru kepengurusan periode 2026 – 2031 melalui kegiatan serah terima Surat Keputusan (SK) Kepengurusan yang dilaksanakan pada Sabtu, 7 November 2026, bertempat di Ruang Rapat SLB YBI, Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Ketua Pengurus periode sebelumnya, Mashadi, S.Si., M.Ling., menyerahkan SK Kepengurusan kepada Fajrillah, S.Pd.I., M.Ed., yang mendapat kepercayaan untuk memimpin YBI Pidie Jaya pada periode 2026 – 2031. Serah terima kepengurusan ini merupakan bagian dari proses kesinambungan organisasi sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan yayasan, meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, serta mengembangkan layanan pendidikan khusus yang semakin berkualitas.
Dalam arahannya, Ketua Dewan Pembina YBI, Dr. Aiyub Ismail, S.Ag., M.Pd., mengingatkan agar seluruh jajaran kepengurusan senantiasa berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yayasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi. Menurutnya, AD/ART merupakan landasan utama dalam mengatur tata kelola, pembagian kewenangan, mekanisme pengambilan keputusan, serta pelaksanaan program kerja yayasan. Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi, koordinasi, transparansi, dan sinergi antara Dewan Pembina, Dewan Pengawas, serta Pengurus agar setiap kebijakan dan program yang dilaksanakan tetap berada dalam koridor aturan organisasi dan berorientasi pada kemajuan yayasan.
Pada kesempatan yang sama, Jamian, M.Pd., selaku Dewan Pengawas YBI, turut menyampaikan pesan dan harapannya kepada jajaran pengurus baru agar mampu membangun serta memperluas kemitraan dengan berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi sosial, komunitas, maupun pihak-pihak lain yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan pendidikan khusus. Ia juga mendorong agar kepengurusan baru dapat menginisiasi dan mengembangkan adopsi berbagai model, pendekatan, serta praktik pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus. Menurutnya, inovasi pembelajaran tersebut perlu ditindaklanjuti melalui kegiatan pelatihan dan penguatan kapasitas guru agar para pendidik memiliki pengetahuan, keterampilan, serta strategi yang tepat dalam membantu proses pembelajaran siswa. Dengan demikian, guru tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga mampu menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik serta potensi masing-masing peserta didik. Upaya ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik sekaligus kualitas layanan pendidikan di lingkungan YBI Pidie Jaya.
Dalam sambutannya, Fajrillah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dewan Pembina, Dewan Pengawas, pengurus periode sebelumnya, serta seluruh keluarga besar YBI atas kepercayaan, dedikasi, dan kontribusi yang telah diberikan selama perjalanan membangun dan mengembangkan yayasan. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru berkomitmen untuk melanjutkan berbagai upaya dan capaian yang telah dirintis sebelumnya. Komitmen tersebut akan diwujudkan melalui penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas layanan pendidikan, serta pengembangan kolaborasi dan kemitraan dengan berbagai pihak.
Lebih lanjut, Fajrillah menyampaikan bahwa keberlangsungan dan pengembangan berbagai kegiatan serta program YBI selama ini tidak terlepas dari dukungan dan sinergi berbagai pihak, khususnya pemerintah setempat dan Yayasan Rahmania Foundation. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong keberlanjutan program, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan khusus di YBI Pidie Jaya. Oleh karena itu, kepengurusan baru berharap hubungan kemitraan dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Sinergi antara yayasan, pemerintah, Yayasan Rahmania Foundation, keluarga peserta didik, masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam memperluas manfaat layanan pendidikan bagi anak-anak istimewa (berkebutuhan khusus).
Berlandaskan semangat “Menjemput Harapan, Mengembangkan Potensi, dan Membangun Kemandirian,” YBI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pendidikan khusus yang berkualitas, bermakna, serta berorientasi pada kebutuhan, karakteristik, dan potensi setiap peserta didik. Ke depan, pengembangan yayasan akan diarahkan pada peningkatan kualitas layanan pembelajaran, penguatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan, pengembangan sarana dan prasarana, serta perluasan kerja sama dengan keluarga, masyarakat, pemerintah, dan para pemangku kepentingan.
Selain itu, pengembangan inovasi pembelajaran melalui adopsi model dan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus juga menjadi salah satu perhatian penting. Melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan kapasitas guru, diharapkan berbagai praktik pembelajaran yang baik dapat diterapkan secara optimal sehingga mampu membantu siswa mengembangkan kemampuan, kemandirian, dan potensi yang dimiliki. Pelaksanaan berbagai program pengembangan tersebut akan dilakukan secara bertahap, terencana, dan berkelanjutan dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik, kesiapan sumber daya manusia, ketersediaan fasilitas pendukung, serta kemampuan pendanaan. Pendekatan ini diharapkan dapat memastikan setiap program berjalan secara realistis, terukur, dan memberikan manfaat yang optimal.
Melalui kepengurusan periode 2026 – 2031, YBI berharap dapat semakin memperkuat peran dan kontribusinya dalam penyelenggaraan pendidikan khusus, sekaligus memperluas manfaat yayasan bagi peserta didik, keluarga, dan masyarakat. Serah terima kepengurusan ini tidak hanya menjadi bagian dari pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi, memperkuat komitmen terhadap tata kelola organisasi yang baik, mendorong inovasi pembelajaran, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, melanjutkan pengabdian, dan membangun langkah bersama dalam mewujudkan masa depan pendidikan yang lebih baik bagi setiap anak.

