Tuesday, 29 September 2026
Cuaca Jakarta Memuat cuaca...
Berita September 28, 2026 Redaktur 3 menit baca

USK Hadirkan Teknologi Tepat Guna untuk Kembangkan Usaha Siomay Ikan Kelompok Ganomay Lam Dingin

27 September 2026
Banda Aceh, – Universitas Syiah Kuala (USK) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan produktivitas dan membuka peluang usaha berkelanjutan. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Pembangunan Berkelanjutan (PKMBPB) Tahun 2026, tim pengabdi USK melaksanakan kegiatan pemberdayaan pada Kelompok Ganomay melalui penerapan Beater Portable Mixer untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas bakso ikan/siomay ikan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mengembangkan potensi hasil perikanan lokal menjadi produk pangan bernilai tambah. Tim pengabdi yang terdiri dari Dr. Khairi dan Dr. Andriani Lubis melihat bahwa potensi ikan di masyarakat masih memiliki ruang yang besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang lebih beragam dan memiliki nilai ekonomi.

“Selama ini, pengolahan ikan yang kami lakukan masih relatif terbatas pada produk tradisional seperti ikan asin dan keumamah saja”, ujar Kak Fitri ketua kelompok Ganomay. Potensi ikan dari TPI Lampulo ini merupakan peluang untuk diversifikasi produk, salah satunya melalui pengembangan siomay ikan. Produk ini dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan karena dapat menjadi alternatif pangan olahan berbahan baku ikan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi kelompok Masyarakat, tambahnya.

Untuk mendukung proses produksi, tim PKMBPB memperkenalkan dan mengimplementasikan Beater Portable Mixer sebagai teknologi tepat guna dalam proses pengolahan adonan ikan. Penggunaan alat ini dirancang untuk membantu proses pencampuran dan pengadukan bahan agar lebih mudah, cepat, dan menghasilkan adonan yang lebih homogen. Dengan demikian, proses produksi siomay dapat dilakukan secara lebih efisien dibandingkan pengolahan secara manual.

Menurut Khairi, selaku ketua tim pengabdian, USK terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi dan teknologi tepat guna yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga aplikatif dan mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Kegiatan tidak hanya dilakukan melalui pemberian alat, tetapi juga disertai dengan pelatihan dan pendampingan kepada anggota Kelompok Ganomay. Proses pelatihan turut melibatkan dua orang mahasiswa dari kegiatan KKN Tematik, sehingga kegiatan pengabdian menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus pemberdayaan masyarakat. Peserta mendapatkan pendampingan dalam penggunaan Beater Portable Mixer serta praktik pengolahan adonan hingga menghasilkan produk siomay ikan.

Ketua Kelompok Ganomay, Ibu Fitri, bersama anggota kelompok menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Bagi mitra, penerapan teknologi ini memberikan pengalaman baru dalam proses pengolahan ikan dan membantu mempermudah tahapan produksi. Penggunaan Beater Portable Mixer dinilai dapat mengurangi beban pekerjaan manual sehingga proses pengolahan menjadi lebih praktis dan efisien.

Penerapan teknologi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penggunaan alat, tetapi menjadi langkah awal dalam membangun usaha olahan ikan yang berkelanjutan. Diversifikasi dari produk ikan tradisional menuju siomay ikan diharapkan dapat meningkatkan variasi produk kelompok, memberikan nilai tambah terhadap bahan baku ikan, serta membuka peluang pengembangan pasar yang lebih luas.
Tim pengabdi USK berharap kegiatan PKMBPB ini dapat dilanjutkan secara berkesinambungan melalui pendampingan dan penguatan kapasitas kelompok. Keberlanjutan program menjadi penting agar teknologi yang telah diterapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkembang menjadi bagian dari kegiatan usaha kelompok.

Sementara itu, Kelompok Ganomay berharap adanya pendampingan lanjutan, khususnya dalam pemasaran produk siomay ikan. Penguatan aspek pemasaran diharapkan dapat membantu kelompok tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga mengembangkan kemasan, memperkenalkan produk kepada konsumen, memperluas jaringan pemasaran, dan meningkatkan keberlanjutan usaha.

Melalui kegiatan PKMBPB 2026 ini, USK menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi teknologi yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan proses produksi, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan nilai tambah hasil perikanan, dan pembangunan usaha yang berkelanjutan. Kelompok Ganomay diharapkan dapat menjadi salah satu contoh berkembangnya usaha olahan ikan berbasis masyarakat yang mampu memanfaatkan potensi lokal dengan dukungan teknologi tepat guna.

Penulis

Redaktur

Kontributor Media Civitas.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Komentar akan tampil setelah disetujui moderator.