Monday, 21 September 2026
Cuaca Jakarta Memuat cuaca...
Berita September 21, 2026 Redaktur 3 menit baca

Bedah Buku Ekonomi Regional di FEB USK Dorong Penguatan Analisis Pembangunan Wilayah

BANDA ACEH – Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK), menggelar Bedah Buku Ekonomi Regional: Teori, Metode, dan Aplikasi pada Senin, 21/09/2026, pukul 08.30-12.15 WIB di Balai Sidang FEB USK. Forum akademik ini mengulas teori, metode, dan penerapan ekonomi regional untuk memahami persoalan pembangunan wilayah.


Kegiatan menghadirkan Prof. Dr. Abd. Jamal, S.E., M.Si., sebagai narasumber sekaligus penulis buku. Buku dibedah oleh Dr. Muhammad Nasir, S.E., M.Si., M.A., dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB USK, dan Dr. Cut Risya Varlitya, S.E., M.Si., akademisi dengan keahlian ekonomi regional dan perkotaan.


Prof. Jamal menegaskan bahwa pembangunan tidak berlangsung dalam ruang dan karakteristik yang seragam. Setiap wilayah mempunyai potensi, sumber daya, struktur ekonomi, dan persoalan pembangunan yang berbeda. Karena itu, kebijakan pembangunan perlu dirancang berdasarkan karakteristik serta keunggulan masing-masing wilayah, bukan diterapkan dengan pendekatan yang sama di semua daerah.


Buku tersebut disusun untuk menjembatani teori ekonomi regional dengan kebutuhan analisis pembangunan yang aplikatif. Pembahasannya meliputi teori pertumbuhan ekonomi wilayah, lokasi dan aglomerasi, tempat sentral dan kutub pertumbuhan, tata guna lahan, pembangunan perkotaan, ketimpangan antarwilayah, serta model dan strategi pembangunan ekonomi wilayah. Prof. Jamal berharap mahasiswa, akademisi, peneliti, dan perencana pembangunan tidak berhenti pada pemahaman konsep, tetapi mampu menggunakan metode ekonomi regional untuk membaca persoalan dan merumuskan kebijakan pembangunan daerah.


Dr. Muhammad Nasir menilai kekuatan buku terletak pada substansi, teori, metode, dan relevansinya bagi pembelajaran serta penelitian. Buku ini memadukan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, dilengkapi formula dan model yang membantu pembaca memahami persoalan ekonomi regional. Menurutnya, buku tersebut layak menjadi bahan pembelajaran pada jenjang sarjana dan magister sekaligus referensi penelitian ekonomi regional.


Dr. Cut Risya Varlitya menyoroti keberhasilan buku mengintegrasikan teori, metode analisis, dan isu pembangunan aktual. Selain membahas Location Quotient (LQ), Shift-Share, Input-Output Regional, Indeks Konsentrasi Pasar, dan Revealed Comparative Advantage (RCA), buku ini mengangkat digitalisasi, hilirisasi industri, integrasi pasar regional dan global, serta ekonomi hijau dan biru. Cakupan tersebut membuatnya bernilai akademik sekaligus bermanfaat secara praktis bagi penelitian dan perencanaan pembangunan daerah.


Untuk edisi berikutnya, para pembedah menyarankan penambahan studi kasus berbasis data empiris dan visualisasi spasial, serta pengembangan metode kontemporer seperti ekonometrika spasial, spatial panel data, dan analisis berbasis GIS. Pembahasan tentang ketahanan wilayah, perubahan iklim, dan kesenjangan digital antarwilayah juga dinilai perlu diperluas mengikuti perkembangan kajian ekonomi regional.


Bedah buku berlangsung interaktif melalui pemaparan penulis, tanggapan para pembedah, serta diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan memperkuat budaya akademik di FEB USK dan mendorong pemanfaatan karya ilmiah dosen dalam pembelajaran, penelitian, serta perumusan kebijakan pembangunan daerah. Ekonomi Regional: Teori, Metode, dan Aplikasi juga diharapkan menjadi referensi bagi mahasiswa, dosen, peneliti, perencana pembangunan, dan pemangku kebijakan untuk memahami dinamika pembangunan wilayah secara lebih komprehensif dan kontekstual.

Penulis

Redaktur

Kontributor Media Civitas.

Lihat semua tulisan

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Komentar akan tampil setelah disetujui moderator.