BANDA ACEH – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh, Muhammad Nasir, S.IP., MAP menekankan betapa pentingnya pemuda untuk memperkuat modal sosial atau social capital.
Social Capital ini adalah seperangkat nilai, norma, dan jaringan sosial yang dimiliki bersama dan memungkinkan untuk bekerjasama dalam meraih tujuan bersama.
Menurutnya hal itu dapat diperoleh melalui kegiatan berorganisasi. Oleh karena itu Nasir yang juga Wakil Ketua ICMI Aceh, menekankan pentingnya para pemuda untuk ikut dalam organisasi, selain sebagai sarana untuk mengasah kemampuan leadership, juga menjadi tempat untuk memperkuat social capital yang penting untuk kesuksesan di masa depan.
Hal ini disampaikan Nasir dalam kegiatan Ramadhan Leadership Camp (RLC) 2025 yang digelar oleh Pemuda ICMI Aceh, Sabtu, 15 Maret 2025 di Darussalam Banda Aceh.
Kegiatan RLC tersebut diikuti oleh 40 orang peserta yang berasal dari kalangan aktivis/tokoh mahasiswa (Ketua/Pengurus BEM, HMJ, dan UKM) dari beberapa perguruan tinggi yang ada di Aceh seperti Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry, universitas Getsempena, Universitas Abulyatama, Universitas Ubudiyah, Universitas Serambi Mekkah, Universitas Iskandar muda, Politeknik Kutaraja, dan Politeknik Venezuela Indonesia.
Diskusi yang berlangsung selama 2 jam ini dipandu langsung oleh Ketua MPW Pemuda ICMI Aceh, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc.
Menurut Yasar, Kegiatan RLC ini dimaksudkan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan mahasiswa. Turut hadir sebagai narasumber Ketua ICMI Aceh/Hakim Tinggi Add Hoc Tindak Pidana Korupsi, Dr. Taqwaddin, SH., SE., MH dan Walikota Banda Aceh yang diwakili Plt. Sekda Kota Banda Aceh, Bachtiar.[]








Leave a Reply