Merespon Kebutuhan Pendidikan Lanjutan, Program Studi Teknik Pertanian USK Gelar Workshop Pembukaan Program Magister

Redaktur Avatar
Posted on :



BANDA ACEH – Menanggapi tingginya permintaan dari alumni dan pemangku kepentingan terkait peluang pendidikan magister (S2), Program Studi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan workshop pembukaan program magister pada Senin, 16 Februari 2025.


Ketua Departemen Teknik Pertanian Fakultas Pertanian USK, Dr. Muhammad Idkham, S.TP., M.Si, menyatakan bahwa dengan potensi sumber daya yang dimiliki, program studi yang telah beroperasi sejak 1997 ini sangat siap untuk mengajukan pembukaan program magister.


“Selain tuntutan dari alumni yang membutuhkan pendidikan lanjutan, kebutuhan tersebut juga datang dari stakeholder yang menginginkan pengembangan kapasitas SDM di bidang keteknikan pertanian,” jelas Idkham.


Idkham menambahkan bahwa saat ini, prodi yang dipimpinnya telah menghasilkan enam profesor, dengan hanya tiga dosen yang belum bergelar doktor, yang menunjukkan bahwa hampir seluruh dosen telah memiliki kualifikasi S3. Hal ini menjadikan prodi tersebut sangat siap untuk menyediakan SDM yang berkualitas untuk program magister.


Sebagai narasumber, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) USK, Prof. Dr. Ir. Suhendrayatna, M.Eng, menyampaikan agar panitia pembukaan program magister Teknik Pertanian dan Biosistem mengikuti Peraturan Rektor Nomor 48 Tahun 2023 tentang Pembukaan, Perubahan, dan Penutupan Program Studi di USK. Ia juga mengingatkan untuk mengacu pada Renstra USK 2025-2029 dalam penyusunan program ini. Prof. Suhendrayatna hadir bersama Sekretaris LPM USK, Dr. Yanis Rinaldi, SH., M.Hum.


Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc, Ketua Panitia Pembukaan Prodi Magister Teknik Pertanian dan Biosistem, mengungkapkan bahwa workshop ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi serta mendapatkan arahan teknis dalam menyusun dokumen pengajuan. Workshop terdiri dari dua sesi, dengan sesi pertama membahas tata cara pengajuan, sedangkan sesi kedua yang direncanakan pada 24 Februari 2025 akan membahas penyusunan kurikulum.


Ia berharap, melalui kegiatan ini, dapat terwujud program magister yang diinginkan berbagai pihak, yang nantinya akan berkontribusi dalam mencetak SDM unggul dan mendukung kemajuan serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang keteknikan pertanian, baik di tingkat daerah maupun nasional.[]

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *