IDI RAYEUK – Asisten 2 Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Timur Dr. Darmawan M. Ali, ST., MISD secara resmi telah melepaskan sejumlah 90 mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Syiah Kuala tahun 2025 untuk kembali ke kampus atau fakultas nya masing-masing.
Dalam sambutannya mewakili Bupati Aceh Timur, Iskandar Al Farlaky, Darmawan menyampaikan terima kasih kepada Rektor Universitas Syiah Kuala yang telah menjadikan Kabupaten Aceh Timur sebagai salah satu daerah tujuan KKN mahasiswa.
“Kami juga sangat mengapresiasi segala kegiatan yang telah dilakukan oleh mahasiswa, semoga memberi dampak positif bagi peningkatan literasi dan kemajuan Gampong. Aceh Timur akan selalu siap menjadi mitra bagi setiap kegiatan implementasi Tridharmanya USK”, ujar Darmawan.
Dalam sambutan perpisahannya, Darmawan yang juga tercatat sebagai alumni Teknik Kimia, Fakultas Teknik, USK tersebut banyak memberi motivasi dan nasehat bagi peserta KKN. Ia berharap apa yang telah dikerjakan selama ber-KKN dapat memberikan pengalaman yang berharga dan bermanfaat bagi masa depan mahasiswa. Semoga apa yang telah dilakukan dapat tercatat sebagai amal jariah disisi Allah, ujarnya.
Sementara itu dalam sambutan mewakili Rektor, LPPM dan P3KKN USK, Koordinasi Lokasi (KOSI) Aceh Timur, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Pemkab, Dinas Perpustakaan dan seluruh masyarakat Aceh Timur yang telah menerima dan memfasilitasi pelaksanaan KKN ini. Ia berharap apa yang telah dirintis oleh para mahasiswa di gampong-gampong untuk dapat diteruskan dan dilanjutkan oleh masyarakat agar kemampuan literasi di Kabupaten Aceh Timur terus meningkat dan berkembang. Dan ini akan sangat mempengaruhi kemajuan daerah, ujar Dosen Teknik Pertanian USK itu.
Yasar juga berpesan kepada mahasiswa bahwa tentu dalam waktu satu bulan tidak mungkin kita dapat berbuat banyak, oleh sebab itu cermatilah potensi gampong dan masalah yang dihadapi oleh masyarakat, lalu laporkan kepada dosennya di kampus agar dapat diteruskan dalam bentuk pengabdian masyarakat. Dan ini tidak tertutup kemungkinan untuk dijadikan tugas akhir sebagai syarat meraih gelar sarjana. Pengabdian yang sesungguhnya tidak mengenal batas waktu, ujar Yasar yang juga merupakan Ketua MPW Pemuda ICMI Aceh.
Dalam laporannya mewakili mahasiswa, Bupati KKN Agung Setiawan melaporkan berbagai bentuk kegiatan yang telah dilakukan oleh 9 kelompok mahasiswa baik itu berbentuk program arahan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia maupun kegiatan kreatifitas yang dikerjakan oleh masing-masing kelompok. Intinya menurut Agung, tidak ada masalah atau kendala yang berarti selama di lapangan. Agung berharap kegiatan-kegiatan tersebut bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dilanjutkan kesinambungannya ke depan.
Dalam prosesi penarikan mahasiswa KKN tersebut, Kelompok KKN Gampong Blang Balok Kecamatan Peureulak menyerah draft buku bergambar dengan judul Lada Sicupak yang ditulis oleh Ammar Qurthuby dan Della Rahmatika. Manuskrip buku yang akan memasuki tahap editing oleh DPL/Editor itu diserahkan langsung kepada Kepala Dinas Perpustakaan Aceh Timur, drh. Muhammad Mahdi. Insya Allah buku tersebut dapat memperkaya literasi tentang salah satu objek sejarah yang ada di desa Blang Balok.[]








Leave a Reply