BANDA ACEH – Ketua Majelis Pengurus Wilayah Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (MPW Pemuda ICMI) Aceh, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc meminta Pemerintah Baru Presiden Prabowo Subianto untuk memperjuangkan posisi Bahasa Indonesia atau Bahasa Melayu sebagai Bahasa Internasional.
Hal ini diungkapkan Yasar dalam konteks merefleksikan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke 96, 28 Oktober 2024.
“Pemuda zaman perjuangan kemerdekaan telah berhasil menjadikan Bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan di Nusantara yang kita namai sebagai Bahasa Indonesia. Maka pemuda zaman sekarang harus mampu menjadikannya bahasa persatuan di dunia sebagai bahasa internasional. Misi ini harus direalisasikan untuk meningkatkan citra dan martabat bangsa Indonesia dalam percaturan global”, ungkap Yasar.
Menurut Yasar, hal ini bukanlah sesuatu yang mustahil mengingat bahasa Indonesia termasuk sebagai salah satu bahasa dengan jumlah penutur terbanyak di dunia. Jadi selain terus memperkuat penggunaan bahasa Inggris di kalangan warga negara, bangsa kita juga perlu menaikkan taraf bahasa kita agar setara dengan Bahasa Inggris, Bahasa Spanyol, Bahasa Perancis, Bahasa Mandarin dan Bahasa Arab.
Upaya tersebut perlu digalakkan dan diperjuangkan. Salah satunya melalui pengajaran bahasa tersebut di negara-negara sahabat. Atau bisa juga diajarkan kepada mahasiswa asing yang mengambil kelas internasional di universitas-universitas yang ada di Indonesia.
Dan yang paling penting dan sangat urgent adalah menanamkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia di kalangan pemuda di tengah gempuran penggunaan kata serapan bahasa Asing yang semakin memprihatinkan. Idealnya kata serapan baru digunakan manakala tidak ditemukannya padanan kata dalam bahasa Indonesia. Tetapi sekarang seolah lebih keren bagi kita jika lebih banyak memasukkan bahasa Asing dalam penuturan sehari-hari baik secara lisan maupun tulisan.
“Saya kira ini penting diingatkan, karena bahasa adalah jati diri bangsa. Apalagi ini adalah poin penting dalam sumpah pemuda selain bertanah air dan berbangsa. Lewat moment peringatan sumpah pemuda kali ini mari kita junjung tinggi bahasa Indonesia”, pungkas Yasar.[]








Leave a Reply