BANDA ACEH-Untuk mendukung penguatan dan penumbuhkembangan kewirausahaan, Universitas Syiah Kuala mulai menerapkan ekosistem QRIS dalam bertransaksi terutama di lingkungan kampus.
Menurut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Ir. Mustanir, M.Sc, transaksi menggunakan QRIS lebih dekat kepada syariah. “Tidak ada lagi dapat kembalian berupa permen saat berbelanja. Menggunakan QRIS juga membantu para penjual karena semua transaksi dapat tercatat dengan rapi dan tidak ada manipulatif “, ujar Mustanir.
Hal ini disampaikan Mustanir saat melaunching Ekosistem QRIS di Lingkungan Universitas Syiah Kuala di Gedung AAC Dayyan Dawood, 25/09/2024. Peresmian Ekosistem QRIS ini digelar dalam kegiatan QRIS Goes To Campus yang merupakan rangkaian dari Kegiatan Expo Inovasi dan Kewirausahaan USK tahun 2024.
Mustanir melaunching Ekosistem QRIS ini bersama Kepala Deputi BI Aceh, Herta Bastiawan dan Analis Bagian Pengawasan Perilaku dan Usaha Jasa Keuangan OJK, Roesdanil Ibrahim.
Dalam laporannya sebagai Ketua Panitia, Irwan S.Si, M.Si mengungkapkan bahwa kegiatan Expo ini akan berlangsung selama 3 hari yakni 25-27 September 2024. Terdiri dari Pelatihan Legalitas Usaha yang diselenggarakan pada hari pertama, fokus kita adalah memahami pentingnya legalitas dalam membangun usaha. Para mahasiswa akan dibekali pengetahuan mengenai langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mendapatkan izin usaha, hak paten, dan sertifikasi. Legalitas adalah fondasi yang tidak boleh diabaikan agar usaha yang dibangun dapat tumbuh dengan kokoh dan terpercaya di mata konsumen maupun investor.
“Kamis, 26 September 2024 atau hari kedua, kita akan mendalami dunia kewirausahaan dengan menghadirkan para praktisi bisnis sukses. Mereka akan berbagi wawasan mengenai strategi membangun usaha dari nol, cara mengelola modal, serta bagaimana menghadapi tantangan di dunia bisnis yang terus berkembang. Hari ini adalah momen penting bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari pengalaman para pengusaha yang telah berhasil membangun imperium bisnis mereka”, ujar Dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan USK tersebut.
Sedangkan pada hari ketiga, Jumat (27 September 2024) ada pelatihan Fotografi dan Alumnipreneur. Hari terakhir ini tak kalah menarik, kita akan mengeksplorasi fotografi sebagai elemen penting dalam branding usaha di era digital. Tak hanya itu, sesi Alumnipreneur akan menghadirkan alumni-alumni USK yang telah sukses menjadi pengusaha. Mereka akan berbagi cerita inspiratif, pengalaman jatuh bangun dalam membangun bisnis, dan memberikan motivasi kepada mahasiswa bahwa kesuksesan bisa diraih oleh siapa saja yang memiliki tekad kuat dan kerja keras.
“Kegiatan ini didukung oleh Bank Indonesia, Bank Aceh Syariah, Bank Syariah Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk itu kami atas nama panitia menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, ucap Irwan.[]








Leave a Reply