Oleh: Haslim
Pramuka merupakan organisasi non formal yang berbasiskan pemuda yang bermakna
” orang muda yang suka berkarya “,
Phrase yang muda yang berkarya sangat relevan dengan tingkat usia.
Usia muda merupakan masa puncak mekarnya kemampuan mengasah diri, menggali potensi intelektual, membakar kresativitas, menumbuhkan kesadaran diri dan belajar mencipta. Yang muda yang suka berkarya, harus menjadi gerakan baru dalam melawan quo vadis kebodohan massa.
Semua dokrin dalam gerakan pramuka bersifat revolusioner dalam ide, teori, konsep, ideologi dan aksi bilamana semua pesan pesannya dibawa keruang kreativitas yang cerdas dan berani melawan kelaziman tradisi yang beku dan jumud serta sangat menantang.
Sebagai pstriotisme sejati yang selalu ditempa dengan kreativitas membaca dan belajar serta bersikap jujur, bijak dalam bertindak, pramuka akan menjadi gerakan revolusioner sejati dalam masyarakat dan negara.
Tentu saja masyarakat awam sangat menantikan gerakan perubahan dari laskar muda Pramuka karena secara organisatoris selalu bersatu dalam menggalang konektivitas antara anggota. Tidak ada celah retak dan rusak etika dalam kepribadiannya bila prinsip solidaritas selalu diutamakan dalam meracik perubahan.
Tesis ” bersatu teguh bercerai runtuh” harus menjadi slogan aksi yang nyata, bukan saja bersatu dalam urusan ritus ritus formal tetapi juga bersatu dalam mengasah kecerdasan diri mempertinggi budi pekerti sebagai energi penggerak gerbong perubahan.
Pramuka bersikap loyalitas pada rakyat dan negara, mencakup loyalitas pada perintah tuhan , dan selalu menolak ide konspirasi jahat, darimanapun sumbernya.
Jadikanlah gerakan Pramuka sebagai gerakan yang sangat terasa pengaruh positifnya dalam masyarakat manusia dan gema getarnya berefek langsung pada jiwa dan raga rakyat jelata sehingga pramuka dapat menjadi “prasasti” perubahan yang niscaya.
Selamat hari Ikrar Gerakan Pramuka, 30 Juli 2024
Penulis adalah Pemerhati Sosial dan Pendidikan, Bertempat Tinggal di Aceh Barat Daya








Leave a Reply