BANDA ACEH – Sebanyak 64 macam menu baru pengolahan janeng berkompetisi menjadi yang terbaik di ajang Lomba Cipta Menu Janeng yang digelar secara kolaboratif oleh TP PKK Aceh, LPPM USK, Katahati Institute, Dinas Pangan Aceh, dan LKPPL, Rabu, 15/102025 di Kuala Village Resto, Lamdingin, Banda Aceh.
Menurut koordinator LCM Janeng dari Dinas Pangan Aceh, Hasraty Dewy, SP., M.Si mengungkapkan bahwa terdapat 16 kabupaten/kota yang turut berkompetesi di ajang lomba ini, terdiri-dari perwakilan TP PKK kabupaten/kota, pelaku UMKM, dan mahasiswa. Semua kabupaten/kota tersebut merupakan daerah penghasil Janeng di Aceh.
Kategori perlombaan meliputi makanan utama, makanan ringan, minuman, dan kudapan. Secara rinci para peserta mampu menampilkan 15 jenis kategori makanan utama, 16 jenis kategori makanan ringan, 17 jenis kategori minuman, dan 16 jenis kategori kudapan.
“ini membuktikan bahwa peluang diversifikasi olahan pangan janeng sangat potensial untuk dikembangkan lebih lanjut”, ungkap Dewy.
Dewy juga menjelaskan bahwa perlombaan yang berlangsung selama setengah hari ini dinilai oleh dewan juri independen dan profesional yang berasal dari ahli gizi, ahli tata boga, akademisi, dan praktisi pangan janeng.
Ketua Panitia Pekan Kreatifitas Pangan Lokal Janeng, Putro Fajriah, ST didampingi Sekretaris Panitia, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc mengungkapkan bahwa kegiatan lomba ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Pekan Kreatifitas Pangan Lokal yang diselenggarakan secara kolaboratif dari beberapa instansi dan lembaga.
Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini (14-16 Oktober 2025) bertujuan untuk mengangkat potensi dan meningkatkan nilai ekonomi pangan lokal alternatif khususnya janeng untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ujar Putro.
Lebih lanjut Putroe menjelaskan bahwa kegiatan yang sesuai dengan misi Pokja yang dibidanginya di TP PKK Aceh ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (World Food Day) yang dirayakan setiap 16 Oktober.
Rangkaian kegiatan kolaboratif TP PKK Aceh dengan LPPM USK, Katahati Institute, Dinas Pangan Aceh, dan LKPPL ini terdiri-dari expo produk UMKM, seminar nasional, dan lomba cipta menu janeng.
Sementara itu Ketua LKPPL Press, Dr. Diswandi Nurba, S.TP., M.Si menyatakan bahwa hasil kegiatan ini akan diterbitkan dalam bentuk buku agar manfaatnya dapat tersebar di tengah-tengah masyarakat secara lebih luas.
“Untuk memudahkan akses terhadap buku monumental tersebut, pihaknya akan menyiapkan format e-book yang akan dipublish melalui laman web www.lkppl.org.” ungkap Dosen Teknik Pertanian USK ini.[]








Leave a Reply