BANDA ACEH – Sekarang ini hampir tidak ada yang tidak mengenal Twibbonize, sebuah aplikasi yang membantu seseorang untuk mengendorse sebuah event, peristiwa, atau momen tertentu. Sebut saja memperingati hari ulang tahun, promosi kegiatan tertentu, dukungan, himbauan, bahkan promosi produk.
Aplikasi ini memungkinkan seseorang ikut melekatkan gambar atau foto profilnya di dalam sebuah desain yang berisi keterangan tersebut diatas. Selain menunjukkan keterlibatan juga memberikan keberpihakan dan dukungan terhadap event dimaksud.
Siapa sangka aplikasi sekeren itu ternyata dibuat dan dimiliki oleh Alumnus Universitas Syiah Kuala tepatnya Program Studi Informasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
Berawal dari kegiatan di Kepanitiaan Unsyiah Fair Tahun 2019, Muhammad Mulqan berhasil mengubah Twibbon menjadi Twibbonize yang sekarang menjadi platform ekonomi digital terkenal di dunia. Tentu sebagai sesama alumnus USK bahkan sebagai orang Aceh, kita patut ikut berbangga atas pencapaian ini.
Menurut cerita yang disampaikan Mulqan dalam acara sharing sessions “The Essentials of Starting A Digital Bussiness” yang diselenggarakan Direktorat Prestasi dan Kewirausahaan USK, 21/10/2024, di Gedung MPR Fakultas Pertanian USK, usaha ini diawali dengan ketidaksengajaan dan keikhlasan membantu tim panitia saja.
Ketika itu panitia kewalahan dalam membuat flyer sejenis tampilan Twibbonize sekarang dengan memuat foto masing-masing panitia atau peserta. Harus mendownload, meng-upload, dan mendesain secara manual. Dan semua harus dikerjakan oleh tim publikasinya panitia.
Dalam kewalahan dan kepayahan tersebutlah panitia meminta Mulqan untuk membantu proses pembuatannya. Dengan berbekal ilmu pengetahuan yang diperolehnya selama kuliah di bidang IT, tentu bukan perkara yang susah bagi Mulqan untuk mengerjakannya dalam waktu yang sangat singkat.
Melihat kemampuan Mulqan, justeru pekerjaan tersebut semakin bertambah banyak yang akhirnya mendorong ia menciptakan Twibbonize yang merupakan transformasi dari Twibbon yang juga pernah ada sebelumnya. Dan sekarang Mulqan bersama timnya berhasil men-take over Twibbon ke dalam Twibbonize miliknya.
Paska Unsyiah Fair saat itu Mulqan bergerak secara step by step untuk mengembangkan aplikasi tersebut. Situasi Pandemi Covid-19 ternyata membawa keberuntungan buatnya. Aplikasi Twibbonize berhasil menjadi mitra pemerintah dalam kampanye penanganan Pandemi mengerikan itu.
Beranjak dari itu, Twibbonize semakin ramai digunakan bahkan sekarang penggunaan Twibbonize telah merambah ke beberapa negara. Bersama tim, Mulqan sekarang sudah berkantor di Jakarta untuk mengembangkan bisnis digital tersebut.
Sebuah petuah yang Mulqan sampaikan kepada para mahasiswa yang merupakan peserta Wirausaha Merdeka USK Tahun 2024, dalam merintis usaha jangan berfikir uang duluan. Cukup jadikan sesuatu yang menjadi kesukaan atau hobi sebagai side project. Dan Mulqan berhasil membuktikan salah satu side projectnya berhasil menjadi mesin uang untuknya sekarang.
Jadi teruslah berkarya, apapun itu jenisnya yang kita bisa, karena tugas kita hanyalah berkarya. Selebihnya bertawakal dan berdoalah kepada-Nya. Kita tidak tahu di karya yang mana Allah SWT akan membantu menaikkan rejeki dan meninggikan derajat kita. Semoga pencapaian Mulqan dapat menginspirasi kita semua. Salam wirausaha merdeka.
Kontributor: Muhammad Yasar








Leave a Reply